Waspada Kasus Pangan Terjadi di Pennsylvania

Waspada Kasus Pangan Terjadi di PennsylvaniaSeseorang akan selalu membutuhkan makanan untuk kehidupannya. Produk pangan di dunia memang memiliki omset yang besar. Salah satu jalan terbaik untuk berbisnis ialah berbisnis makanan. Salah satu bisnis yang memiliki keuntungan sangat banyak dan yang banyak peminatnya juga. Dengan adanya banyak bisnis makanan ini membuat banyak variasi makanan bermunculan. Dan membuat banyak menu-menu makanan bermunculan. Bahkan terkadang menu-menu tersebut hingga berasal dari bahan yang tidak dinalar. Baru-baru ini di Indonesia ada kripik terong. Entah bagaimana membuatnya. Bahkan website judi bola pernah memberitakan bahwa di Jepang tinja manusia dibuat makanan. Dilansir dari berita tersebut bahwa tinja manusia memiliki kandungan gizi yang tinggi. Ini pasti terdengar sangat tidak lazim bagi kita dan pastinya menjijikan. Namun ini semua benar di Jepang.

Sama halnya di Jepang yang memiliki berbagai macam menu makanan. Di negeri Paman Sam atau lebih dikenal dengan Amerika atau USA ini juga sekarang sedang memiliki masalah pangan. Masalah yang dialami di Amerika bukan berkaitan dengan kelangkaan bahan pangan namun, malah sebaliknya. Di Amerika ini banyak sampah pangan yang menumpuk khusunya di Pennsylvania. Disini banyak sekali sampah makanan yang dibuang oleh masyarakat. Menyampingkan mengenai sampah makanan, di Pennsylvania ini juga pernah mengalami masalah mengenai pangan. Masalah atau kasus tersebut ialah keracunan makanan. Ini merupakan kasus keracunan makanan terbesar di Amerika.

Kasus Pangan Terjadi di PennsylvaniaKasus keracunan makanan ini berasal dari suatu restoran. Dan penyebab keracunan ini ialah:
1. 2003: Hepatitis A
Wabah hepatitis A merupakan suatu wabah penyakit yang paling sering merebak di Amerika. Itu semua berawal ketika daun bawang yang tercemar di sebuah restoran Chi-Chi di Monaca, Pennsylvania. Terdapat 640 orang yang terkena dampak dan 4 orang meninggal. Wabah ini menjadi berita nasional dan reputasi restoran tidak benar-benar pulih.

2. 2008: Salmonella
Selai kacang yang menyebabkan wabah salmonella terbesar dalam sejarah juga jadi berita penting dalam kasus pangan di Amerika. Perusahaan Peanut Corporation of America, menyediakan produk kacang untuk lembaga seperti sekolah, penjara, dan panti jompo. Setidaknya 714 orang jatuh sakit di 26 negara bagian terkena keracunan salmonella dari pabrik pengolahan di Georgia dan 9 lainnya meninggal. Dampak terhadap brand kacang tersebut tidak begitu besar. Namun semua penjualan selai kacang mengalami penurunan omset sebesar 25% setelah peristiwa tersebut terjadi. Tak lama, Peanut Corporation of America ditutup.

 

 

Bahan Pangan Bantuan Pangan Informasi Pangan

Pemborosan Pangan Di Amerika Sangat Mengerikan

Pemborosan Pangan Di Amerika Sangat MengerikanPangan dan makanan adalah suatu hal yang memiliki makna yang sama. Tanpa makanan kita tidak dapat hidup dengan semestinya. Makanan sangat penting untuk kehidupan di bumi ini tidak hanya manusia, hewan, tumbuhan pun juga membutuhkan makanan. Bahkan sering kali banyak orang yang menghambur-hamburkan makanan. Mereka tidak sadar, mereka lupa apabila ada seseorang yang sangat membutuhkan makanan tersebut. Sama halnya di semua negara pasti memiliki masalah tersendiri mengenai bahan pangan. Sama seperti di Amerika bahwa bahan pangan juga harus di atur dengan semestinya. Untuk itu di Amerika telah ada suatu Badan Pangan. Seperti Badan Pangan di Pennsylvania ini yang telah mengatur semua mengenai bahan pangan namun, masih juga kualahan untuk menghentikan pembuangan makanan. Di Pennsylvania ini diberitakan sebagai suatu tempat pembuangan makanan di Amerika. Mengapa bisa seperti itu, dikatakan bahwa orang Amerika sering membuang makanan sisa atau yang tidak ia makan.

Orang Amerika membuang hampir setengah kilogram makanan per orang setiap harinya, menurut sebuah penelitian baru dari peneliti asal Universitas Vermont. Peneliti asal Universitas Vermont mendapati bahwa antara 2007 dan 2014, orang Amerika membuang lebih dari 136 ribu ton makanan setiap harinya. Jumlah itu menurut para peneliti, setara dengan bahan pangan yang dihasilkan dari 12 juta hektar lebih lahan pertanian, atau tujuh persen dari semua lahan pertanian di Amerika. Pada tahun 2007-2014 saja sudah banyak makanan yang terbuang. Lalu bagaimana pada tahun 2014-2018 ini, berapa banyak makanan yang mereka hambur-hamburkan dan yang mereka sia-siakan. Penemuan lain dari penelitian http://multibet88.co ini mengatakan bahwa orang-orang yang mengonsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayuran, membuang lebih banyak makanan. Maksudnya mereka membuang lebih banyak buah dan sayuran. Studi menemukan bahwa sayuran dan buah-buahan merupakan 39% dari sisa makanan yang dibuang. Produk susu, mentega dan keju 17% persen, sedangkan daging yang terbuang 14%. Walaupun sudah jelas bahwa makanan yang banyak dibuang adalah makanan yang cepat membusuk namun, apakah lebih baik jika makanan tersebut diolah menjadi suatu olahan makanan kembali supaya tidak mubazir. Namun, apabila memang ada sayur dari buah yang sisa (busuk) dan sisanya itu banyak, lebih baik untuk dibuat pupuk kompos agar dapat bermanfaat lagi bagi tumbuhan tersebut.

Pemborosan Pangan Di Amerika Sangat MengerikanMasalah pemborosan makanan ini tidak hanya di Amerika ternyata negara-negara Perserikatan Bangsa Bangsa lainnya juga membuang makanan mereka. Namun, pemborosan makanan tersebut biasanya terjadi pada negara maju. Mereka berfikir bahwa kekayaan yang mereka punya dapat membeli bahan makanan yang hanya sepele seperti itu. Mereka tidak memikirkan kondisi orang lain yang membutuhkan. Jika banyak makanan yang dibuang otomatis akan berkurangnya makanan seperti sayur dan buah yang dijual bukan? dan itu pasti akan mengalami kelangkaan. Sehingga harga bahan pangan pasti akan naik, hal ini akan menyebabkan orang yang kurang mampu tertekan dan susah. Masalah ini harus memiliki solusi, jika lama kelamaan seperti ini pasti mau tidak mau akan terjadi kelangkaan pangan. Tidak dipungkiri memang Amerika pemasok bahan makanan produksi terbesar di seluruh dunia. Namun, perlu diingat bahwa pemasok bahan makanan terbesar tidak dipungkiri akan menjadikan suatu saat nanti bangkrut akibat kelangkaan bahan produksi.

Bahan Pangan Bantuan Pangan Informasi Pangan Program Pangan

Jurang Fiksal Terbaru yang Berpengaruh Ke Harga Pangan Amerika

Jurang Fiksal Terbaru Berpengaruh Ke Harga Pangan Amerika Amerika serikat merupakan salah satu Negara maju yang ada di dunia. Amerika merupakan Negara Repuplik Konstitusional federal, yang teridiri dari 50 negara bagian di Amerika dan juga sebuah distrik federal. Negara paman sam ini merupakan penghasil minyak yang berkualitas. Selain merupakan komoditas penghasil minyak yang besar, Amerika juga merupakan importer bahan pangan tersebas didunia. Hal ini didukung dengan penghasilan pangan yang melimpah setiap tahunnya di Amerika.

Namun dalam tahun ini ada hal yang membuat khawatir masyarakat America. Pada malam tahun baru kemarin Amerika mengadakan Kongres Amerika untuk mengatasi adanya fiscal cliff atau yang disebut dengan jurang fiscal. Ini merupakan sebuah kenaikan pajak dan pemotongan anggaran pengeluaran yag dilakukan secara besar-besaran. Sejak tahunn 1930-an kongres Amerika telah membuat sebuah undang-undang untuk menstabilkan pangan dan menjamin petani tetap dapat menjalannya usahanya dengan baik. Namun, kongres tersebut telah habis masa berlakunya sehingga akan kembali ke undang-undang permanen. Itu merupakan undang-undang dimana pemerintah akan membeli bahan pangan dari petani dengan harga 2x lipat dari harga yang sekarang sehingga harga jual dari pangan juga akan melonjak di para konsumen. Ini berlaku pada susu yang ada di Amerika.
Selain susu, gandum juga akan mendapatkan harga khusus lagi. Karena adanya jurang fiksal tersebut telah banyak berpengaruh terhadap harga pangan di Amerika ini. Setelah habis masa berlaku pada undang-undang pertanian di Amerika ini,

Jurang Fiksal Terbaru yang Berpengaruh Ke Harga Pangan Amerika

Roger Johnson yang merupakan Kepala Organisasi National Farmers Union mengatakan “Program-program energi yang dapat diperbarui sudah tidak ada lagi. Sejumlah program konversi tentang pertania dan peternakan baru juga hilang, seperti juga program bantuan semisal terjadi suatu bencana.” Ada sebuah alasan utama kenapa program https://multibet88.cc ini diberlakukan. Alasan utamnya adalah untuk kaum miskin. Yang merupakan program gizi yang merupakan hampir 80% yang tercantung dalam Undang-Undang Pertanian. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa undang-undang tersebut telah banyak menghabiskan subsidi bagi para petani yang jumlahnya berlebih.

Bahan Pangan Informasi Pangan Program Pangan

Teknologi Pertanian Amerika Serikat

 Teknologi Pertanian Amerika SerikatNegeri Paman Sam ini terkenal sebagai salah satu negara penghasil kacang kedelai, gandum, kapas, kentang dan tembakau terbesar di dunia. Banyak bahan pangan dapat ditemukan di negara tersebut. Produk-produk bahan pangan tersebut lah yang sangat mempengaruhi harga pasar di dunia. Pertanian di Amerika Serikat dikerjakan dengan teknologi pertanian yang hampir separuhnya digarap atau dilakukan oleh mesin. Sistem irigasi pada pertanian tersebut pun didesain dengan pengelolaan air yang lebih efisien. Kemajuan pada bidang pertanian dengan menerapkan perkembangan teknologi dan inovasi terkini inilah yang membuat Amerika Serikat menjadi salah satu negara pengekspor hasil pertanian dan bahan pangan terbesar di dunia. Selain pertanian disana didukung oleh pemerintah, banyak universitas di negara tersebut yang mendukung program teknologi pertanian. Dengan begitu, hal tersebut dapat menolong para petani dan membuat mereka jauh lebih makmur.

Komoditas yang dihasilkan di pertanian Amerika pun sangat lengkap dan berkualitas baik, bahan pangan mulai dari beras,sayur-sayuran, buah-buahan, ayam potong, daging sapi, susu, hingga ke tembakau dan biji-bijian bisa didapatkan di sana. Hasil tani utama para petani Amerika serikat diantaranya adalah gandum, kacang kedelai, beras, kapas, dan tembakau. Komoditas inilah yang kemudian sebagian besar diekspor ke sejumlah negara. Teknologi pertanian Amerika Serikat dalam memenuhi bahan pangan tersebut semakin maju sejak abad ke-19, yaitu ditandai dengan ditemukannya banyak mesin dan teknologi baru. Kemajuan teknologi yang terus maju ini kemudian sampai ke Amerika Serikat, akan tetapi hal tersebut tidak membuat negara itu meninggalkan pertanian. Justru karena pertanian tersebut negara di sana semakin berkembang. Mesin dan teknologi yang ditemukan itu juga dimanfaatkan sedemikian rupa untuk meningkatkan hasil dan mutu pertanian yang ada.

Teknologi Pertanian As

Tak dipungkiri, dengan majunya pertanian Amerika Serikat, membuat negara tersebut tidak mengkhawatirkan mengenai bahan pangan yang ada. Pemerintah yang sepenuhnya mendukung permainan judi online disana juga memiliki visi untuk memajukan rakyat dengan terpenuhinya keinginan warga Amerika. Dikutip dalam sebuah wawancara, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pun berkata bahwa “Saat ini, petani Amerika tidak hanya menyediakan bahan pangan bagi bangsa kita saja, namun juga jutaan orang di seluruh dunia”. Hal tersebut membuktikan bahwa Amerika Serikat telah menjadi salah satu eksportir utama dalam dunia produk bahan pangan dan pertanian dunia. Telah dikaji bahwa Amerika Serikat mampu menghasilkan hampir 140 miliar USD dari hasil panen di tahun 2017, hasil tersebut telah meningkat 8 persen dari tahun 2016. Dengan begitu para petani Amerika dan negara-negara yang mengimpor produk pertanian disana memiliki banyak keuntungan, dikarenakan semua bahan yang ada sangat berkualitas tinggi, aman, dan dapat diandalkan, sehingga dapat menyediakan makanan yang cukup untuk seluruh populasi didunia.

Bahan Pangan Informasi Pangan Program Pangan

Negara Penghasil Bahan Pangan Terbesar di Dunia

Negara Penghasil Bahan Pangan Terbesar di DuniaAmerika Serikat menjadi salah satu negara dengan pertanian terbesar di dunia. Negara ini memiliki lahan dan hasil pertanian yang berlimpah, hal tersebut menjadi salah satu alasan yang membuat negeri ini sangat kaya. Sebagian dari negara-negara besar di dunia yang kekurangan hasil pertanian sengaja membeli hasil pangan Amerika untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri mereka. Negara ini memiliki kemajuan yang sangat pesat. Meskipun memiliki 4 iklim di berbeda di setiap tahunnya, hal tersebut tidak menjadi suatu penghalang bagi Amerika untuk tetap menghasilkan kualitas pertanian yang berlimpah.

Sumber daya manusia di Amerika memiliki potensi dan keahlian yang telah diakui memang sangat cerdas dan pantang menyerah, orang-orang di Amerika mampu menciptakan teknologi pertanian yang canggih. Teknologi inilah yang dapat membantu para petani untuk lebih mudah dalam bertani dan mampu menghasilkan hasil pertanian yang melimpah serta berkualitas baik. Banyak negara di benua Asia, Eropa dan Australia yang mengimpor hasil pertanian dari negeri “Paman Sam” tersebut. Hasil pertanian Amerika yang umum di import ke luar negeri adalah gandum, kacang kedelai, beras, kapas, dan tembakau. Komoditas hasil pertanian tersebutlah yang bisa ikatakan sebagai penghasilan utama pertanian di Amerika Serikat. Gandum menjadi salah satu tanaman yang di tanam di Amerika Sejak zaman dahulu dan negara ini mampu menghasilkan gandum dengan sangat melimpah hingga saat ini. Selain itu kacang kedelai, kacang kedelai ini telah di kenal di Amerika sekitar tahun 1950-an, salah satu bahan utama pembuat tempe ini juga menjadi salah satu bahan pangan yang banyak diimport oleh beberapa negara.

Negara Penghasil Bahan Pangan Terbesar di Dunia

Bahan pangan yang dimiliki Amerika inilah yang menjadi salah satu pemasukan utama apabila banyak negara yang mengimport hasil panen mereka. Dilihat dari kemakmuran masyarakatnya, sebagian besar penduduk Amerika telah bersahaja melalui hasil panen yang mereka dapatkan. Apabila Anda ingin mengetahui sendiri keaslian pertanian dan kelengkapan bahan pangan pada negara tersebut. Anda bisa berkunjung ke http://bengkelbola.org untuk membuktikan bahwa negara Amerika menjadi salah satu negara dengan hasil bahan pangan terbesar di dunia.

Bahan Pangan Bantuan Pangan Informasi Pangan Program Pangan

Para Petani Amerika Mampu Menyediakan Pangan Untuk Dunia

Petani Amerika Mampu Menyediakan Pangan Untuk DuniaAmerikan merupakan Negara maju yang ada di dunia. Selaga bentuk akspek dari Negara ini menjadi panutan bagi Negara lain. Lalu bagaimana dengan pangan dari Negara Amerikan ini sendiri? Amerika telah digadang-gadang sebagai Negara 1001 pangan. Karena para petani di Amerika memiliki berbagai teknologi maju untuk mengembangkan sector pertaniannya. Pangan sendiri merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain tempat tinggal dan juga pakaian. Sehingga setiap harinya manusia membutuhkan pangan untuk dikonsumsi. Amerika serikat merupakan eksportir utama di dunia pada produk pangan dan pertanian di dunia ini. Diperkirakan bahwa rata-rata hampir 140 miliyar USD hasil panan di tahun 2017 yang lalu. Dan hasil itu telah meningkat delapan persen dari tahun yang sebelumnya. Ini merupakan kabar yang sangat baik bagi Amerika sendiri maupun Negara-negara yang mengimport bahan pangan dari Amerika.

Para Petani Amerika Mampu Menyediakan Pangan Untuk Dunia

Lalu apa saja produk pangan yang ditanam oleh petani Amerika? Pada Amerika bagian barat tengat atau Midwest seperti bagian Illinois, lowa, Nebraska dan lainnya banyak ditemukan tanaman jagung dan juga kedelai. Tanaman ini merupakan tanaman yang paling umum ditemukana atau ditaman di Negara maju tersebut. Selain itu pada bagian Kansas, North Dakota, Montana dan Washington sejauh mata memandang akan ditemukan ladang gandum yang mendominasi pemandangan. Karena Amerikan sendiri sangat terkenal dengan gamdum yang memiliki kualitas yang sangat baik. Selain bahan pangan dari tumbuhan, Amerikan juga sangat terkenal dengna sector pangan hewani, yaitu sapi. Saat melintasi Texas, Nebraska, dan Kansas dapat ditemukan banyak sekali ternak sapi-sapi yang dibiarkan berkeliaran. Tiga Negara tersebut merupakan penghasil daging sapi terbaik. Bahkan daging sapi yang di import dari Amerika sangatlah memiliki kualitas yang unggul.

Bahkan tidak hanya berupa daging saja yang diimport di luar negeri, banyak Negara yang mengimport sapi dari Negara Amerikan ini. Karena sapi yang berasal di Amerikan bisa menjadi indukan yang memiliki kualitas baik. Sehingga selain mampu mencukupi sector pangan yang ada di Negara nya sendiri, Amerika telah banyak membantu negara lain untuk mencukupi kebutuhan pangannya.